
Tahun 2020 adalah tahun penghambat semua lini. Sektor pariwisata, birokrasi, tempat hiburan dan lainnya (walaupun ada beberapa lini masih tetap bekerja dirumah) menjadi terhambat, tetapi sektor industri kreatif masih berjalan sangat lancar. Banyak para musisi membuat karya yang canggih pada masa pandemi ini. Tidak hanya membuat single baru, ada juga yang merilis mini album, bahkan merilis album penuh. Masa pandemi ini bukan suatu keluhan bagi para musisi seluruh dunia salah satunya LILY OF THE VALLEY. Band yang mengusung jenis musik post-rock beranggotakan lima orang diantaranya ada Baihaki Sifa (vokal dan gitar), Komang Tri Lugiantara (bass), Ijlal Faiz (lead gitar), Roy Khun Thawin (drum) dan Andra Andree (synth/keyboard dan backing vokal). Sebelum mereka menelurkan Extended Play, mereka mengeluarkan lagu berjudul”I Saw You” pada tahun 2016 dan lagukedua berjudul ”Restess Soul” pada tahun 2019 yang dimana lagu ini masuk ke dalam E.P mereka.Menelurkan Extended Play bertajuk Self-Titled yang telah hadir di semua digital platform yang berisikan empat buah lagu diantaranya Fire, Restless Soul, Talk dan Wild. Seperti apa gambaran dari E.P mereka? Mari kita simak!

Desain oleh Randy Saputra
Memasuki lagu pertama yang berjudul Fire, disuguhi oleh intro yang cukup panjang berdurasi dua menit lebih lima puluh sembilan detik, diawali intro dengan suara percikan air yang mengalir membuat suasana hati dan lingkungan menjadi sejuk. Memasuki tiga menit berjalan, muncullah suara vokal yang berteriak dengan lantang dan disusul oleh instrumen lainnya membuat band ini utuh sebagai post-rock sejati. Memang sedikit hiperbola, tapi itu pernyataan jujur saya hahaha. Tetapi sangat disayangkan pada masuknya suara vokal tadi, suara gitar menjadi sedikit tenggelam tertutupi oleh suara bass. Awalnya saya kurang mengerti apakah headphone saya dalam kondisi rusak atau memang mereka menginginkan output seperti itu. Tapi karena penasaran, saya mencoba mengganti headphone saya dengan earphoneyang menghasilkan suara prima dan hasilnya masih tetap sama. Tetapi hal tersebut tidak menjadikan alasan saya tidak menyukai lagu ini, karena lagu ini menjadi favorit saya setelah menonton aksi mereka secara langsung yang sempat dibawakan diatas panggung kala itu! Menuju nomor kedua, Restless Soul, dituntut untuk lebih santai dalam mendengarkannya melalui intro bass yang ciamik, masuk hentakan drum dengan tempo yang agak pelan mewakili perasaan yang damai. Jika kalian mendengarkan lagu satu ini, kalian dituntun untuk menikmatinya saja. Jangan sampai komentar dulu ya hahaha. Pada menit empat, masuknya vokal diiringi dengan pembacaan puisi (entah apakah ini termasuk puisi atau tidak, tapi saya yakin ini adalah puisi!) menjadikan bagian ini bagian yang indah. Selanjutnya menuju lagu nomor tiga yang berjudul Talk. Lagu ini digambarkan sebagai keresahan mereka dengan keadaan sekitar yang mewakili petikan gitar dengan diberi sedikit sentuhan efek delay yang menggumam pada bagian awal. Pada menit tiga lebih tiga detik, terjadi naiknya tempo sebagai ujung tombak emosi yang bisa dibilang klimaks. Epik! Kemudian pada sesi terakhir E.P ini ada Wild. Ditutup dengan alunan nada yang indah sebagai akhir E.P yang bahagia. Saya pun dibuat tersenyum oleh lagu ini seperti merayakan kemenangan setelah selesai menyelesaikan misi yang diberikan. Jika dirangkum keseleruhan dari E.P ini, menceritakan tentang dinamika dan dualisme dalam berkehidupan dan mengadaptasi pengalaman, cerita, atau yang dirasakan oleh lingkungan sekitar mengenai dilematisnya segala aspek kehidupan manusia. Proses rekaman materi E.P dilakukan secara live kecuali pada lagu Restless Soul direkam secara tracking di Antida Music Production. Kemudian proses rekam vokal dan synth lagu Fire, Talk dan Wild direkam di Kubuku Studio. Lalu proses mixing dan mastering nya dikerjakan oleh Tude Arta Sedana. Sementara pengerjaan visual artwork dikerjakan oleh Ramdaniansyah dan konsep desain dikerjakan oleh Randy Saputra.

Visual Artwork oleh Ramdaniansyah
Suatu proses yang cukup panjang bagi mereka membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Memang tidak salah berproses adalah suatu kunci keberhasilan semua lini. Selamat atas perilisan E.P ini dan semoga bisa diterima oleh para pendengar semua! Saya tunggu lagi karya-karya canggihnya dan semoga kedepannya bisa mengeluarkan album penuh! Amiiinnnn! Ingat jangan terlalu sering mengeluh karena mengeluh tidak akan membuatmu berkembang! Godspeed!


































































































